Kamis, 14 Oktober 2010

FENDI SIREGAR : Emosi dalam Fotografi


Pertemuan foto kali ini memberikan nuansa yang agak beda. Topiknya "EMOSI DALAM FOTOGRAFI"
Ya, bagi yang hadir pada waktu ceramah pak Fendi Siregar, semua mengamini bahwa ternyata kita memotret karena emosi kita tergugah, namun ada juga emosi yang baru timbul sesudah kita memotret. Ada "bintang tamu" kemarin Mbak Fully, sastrawan... yang baru 3 bulan meng ekspresikan jiwa dan pikirannya dalam foto. Ternyata dengan memberikan puisi pendamping di samping karya fotonya, kedua ekspresi tersebut menjadi synergy; lebih menggugah hati pemirsa, termasuk lebih dapat menyelami bathin sang seniman. Beberapa kali pengunjung spontan bertepuk tangan sesaat mendengarkan mbak Fully mengumandangkan puisi pengiring fotonya. Foto akhir "pencarian" pak Fendi di kebun Tuak di Kupang (NTT) menemukan jaring gawang busuk rombeng di sisi kebun. Mbak Fully di berikan kesempatan untuk menggambarkan emosinya saat melihat foto tersebut, beberapa menit kemudian, lahirlah puisi pendamping yang diiringi tepuk tangan hadirin. Hmmm, sangat menarik . Terimakasih pada pak Fendi Siregar dan mbak Fully yang mengajarkan kita "melihat dan memotret dengan hati" dan emosi. Bahkan.... foto TANPA EMOSI pun menghadirkan foto yang juga kosong dan menurut pak Fendi : "emosinya ?... ya tanpa emosi itu...".
Di bahagian akhir, Fendi mempresentasikan VIDEO kehidupan seniwati penari Topeng Cirebon yang legendaris: Bu DASI . Kesederhanaannya, dan yang luar biasa adalah kecintaannya terhadap "tari Topeng". Hidup dari ngamen di kalangan masyarakat bawah, namun almarhumah memiliki murid2 bule yang khusus datang untuk belajar menari padanya. Walau sudah ringkih dan sakit2an dimakan usia, begitu mengenakan topeng, almarhumah seolah mendapatkan jiwa dan semangat baru: HIDUP KEMBALI! . Akhirnya maut juga yang memisahkan, dunia seni tari Indonesiapun kehilangan seorang "maestro" yang setelah meninggal, tidak mendapatkan penghargaan apapun dari pemerintah... Pengunjung malam ini ada yang menitikkan airmata karena terharu.... Terimakasih pak Fendi, bersama timnya yang telah men dokumentasikan dengan baik melalui foto maupun video.

Tidak ada komentar: