Sabtu, 23 Juli 2011

The Other Side of Makkah by Maha Eka Swasta



Maha Eka Swasta lahir di Kota Magelang 30 Agustus 1965, saat ini bekerja sebagai redaktur foto di Kantor Berita Foto Antara. Setelah menyelesaikan Fakultas Teknik Geologi UPN “Veteran “ Yogyakarta bergabung dengan Antara Foto tahun 1993. Mengikuti pendidikan pewarta foto di Birofoto Antara.

Selain di pemberitaan, karya jurnalistiknya banyak dimuat dalam pelbagai buku dan juga pameran foto. Salah satu buku “bestseller” adalah “ The Other Side of Makkah” , yang juga pernah dipamerkan di Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA).

Karya Maha Eka Swasta, bukan hanya sarat dengan nilai jurnalisme namun juga dikemas dengan keindahan. Buku "The other side of Makkah" dapat diperoleh di toko2 buku antara lain Periplus.

Rabu, 06 Juli 2011

AGATHA ANNE BUNANTA sebagai JURI AL THANI AWARD 2011

AGATHA ANNE BUNANTA ARPS, PPSA, EFIAP mendapatkan kehormatan karena terpilih menjadi juri salah satu Salon Foto akbar bergengsi yaitu AL THANI AWARD INTERNATIONAL SALON OF ART PHOTOGRAPHY 2011.
Kejadian ini merupakan catatan sejarah penting bagi dunia fotografi Indonesia.

Memang, dengan prestasi fotografinya yang mendunia dan gelar fotografi yang berhasil dicapai, Agatha memang pantas mendapatkan tugas tersebut. Selamat dan selamat mewakili Indonesia dan klub CNPS tercinta

PRESTASI LFCN DI SALON INTERNATIONAL 2011


Secara berkala, intern LFCN melakukan pembinaan para anggotanya untuk mengikuti Salon Foto International.

Sudah banyak member LFCN yang mendapatan acceptance, penghargaan , bahkan medali di salon international.

Di pelopori oleh Agatha Anne Bunanta ARPS,PPSA, EFIAP, Agatha yang juga PSA representative Photographic Society of America (PSA) untuk Indonesia, dan juga Royal Photographic Society Indonesia Chapter, dengan sabar dan tekun menjelaskan dan memberikan contoh foto-foto yang "layak" untuk terpilih dalam pameran kelas international.

Agatha memang pantas menjdi pelopor karena pengalamannya dan prestasinya di Salon Foto International yang luar biasa. Puluhan medali sudah didapatkan dan dari tahun ke tahun selalu masuk dalam Who's Who PSA

Salah satu buah karya jerih payah beliau adalah:
CANDRA NAYA PHOTOGRAPHIC SOCIETY mendapatkan GOLD MEDAL DIGITAL FILES pada
TRIERENBERG SUPERCIRCUIT 2011.

Ini mengukir catatan sejarah dunia fotografi seni Indonesia. Karena
untuk pertama kalinya klub foto Indonesia mendapatkan GOLD MEDAL
sebagai Klub entries dalam LOMBA FOTO INTERNATIONAL

Trierenberg merupakan salah satu Photo exhibition paling besar dan paling bergengsi
untuk masa kini.
Terimakasih pada semua team fotografer LFCN (28 member)yaitu:
1.Abiprayadi Riyanto 2.Agatha Anne Bunanta 3.Anastasia Mangindaan 4.Angela Muliani Hartojo 5.Ani Sekarningsih 6.David Somali 7.Deddy Suwanda 8.Djoko Joedaatmadja 9.Edwin Djuanda 10Endang Sutrisna 11.Hendro Dharmawan 12.Hendy Suwanda 13,Hendro Herjanto 14.Hengky Hendrawan 15.I Gede Lila Kantiana 16.Indrawati Christina 17.Iwan Vinsens 18.Joko Wirawan 19.Ketut Widiatmike 20.Rafly Rinaldy 21.Slamet Adijuwono 22.Sugiarto 23.Tjen Winata Gunadi 24.Tri Endro Budianto 25.Vincent Kohar 26.Widiyanto Saleh 27.Yadi Yasin 28.Yanti Unang

Semua fotografer peserta mendapatkan 2 Katalog super deluxe (lihat foto).

Selain prestasi ke 28 peserta CNPS yang semuanya mendapatkan acceptance, CNPS juga mendapatkan Gold Medal (Agatha A Bunanta), Gold Medal (Yadi Yasin) dan Silver Medal (Agatha A Bunanta).
Karya beberapa anggota LFCN dimuat dalam katalog tersebut , yaitu karya Abipriyadi Riyanto, Agatha Bunanta, Ani Sekarningsih, Djoko Joedaatmadja, Gede Lila Kantiana, Hendi Suwanda, Rafly Rinaldy, Yadi Yasin. Karya Dr Hendro Heryanto tercantum dalam leaflet promosi buku tersebut.

Jumat, 01 Juli 2011

Pameran Foto Indonesia di Hotel Atlet Century


Dalam rangka HUT kota Jakarta ke 484, Hotel Atlet Century mengadakan rangkaian acara antara lain Pameran foto bertema "Century for Indonesia" di coffeshop karya member Candra Naya Photographic Society . Karena persiapan yang singkat, hanya 4 member yang karyanya diturut sertakan yaitu drg Wilya Elawitachja, Djoko Joedaatmadja, Dr Edwin Djuanda dan Agatha Anne Bunanta. Foto-foto yang dibingkai rapi nampak serasi sebagai dekorasi ruangan coffeshop