Kamis, 29 Desember 2011

LFCN tidak akan menerima Piala Bergilir FPSI


Dalam Salon Foto Indonesia ke 32 di Makassar yang lalu, LFCN terpilih sebagai KLUB TERBAIK Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) . Sesuai dengan brosur dan publikasi sebelumnya, dikatakan bahwa Klub terbaik akan menerima PIALA BERGILIR KEMEN BUDPAR.

Ternyata LFCN hanya menerima selembar sertifikat, itupun tanpa tandatangan atau stempel yang berwenang . Sertifikat diterima oleh Bpk Soebagio Wahjudi (penasehat LFCN)di makassar,lihat blog sebelumnya.

Silahkan membaca dan menyimpulkan sendiri surat jawaban dari Ketua FPSI.

Terimakasih kepada para anggota LFCN yang setia mengharumkan nama LFCN di SFI dan kami mohon maaf bilamana tidak dapat menghadirkan PIALA BERGILIR tersebut.

Piala "BERGILIR" Kemenbudpar baru pertama kali diadakan di SFI 31 Batam (2010), dimana saat itu dimenangkan oleh (Batam Photo Club).

More CNPS member got International Photographic Distinction



Congratulations to Mr.Djoko Joedaatmadja, PSA 2 * (nature), PSA 2* (CPID) who's just got the Photographic distinction from Photographic Society of America as a 2 stars exhibitor in Nature Division and CPID .
More and more Indonesian photographers (Candra Naya Photographic Society member) will get the International photographic distinction in the very near future.

Jumat, 16 Desember 2011

Al Thani Honour Gold Medal Award for Indonesian Photographer


DOHA, QATAR, 14th Dec 2011
Indonesian prominent lady photographer, AGATHA ANNE BUNANTA received AL Thani Honour Gold Medal Award for Photography directy from Sheikh Saoud Al-Thani in Doha.
Agatha was one of jury from the Al Thani Award of Photography 2011.
The gold medal is oversized, bigger than the palm of an adult



Agatha Anne Bunanta mendapatkan " Al Thani Award Honour Gold Medal"
langsung dari Sheikh Saoud Al-Thani di Qatar, Doha pada tanggal 14
Desember 2011.
Tidak semua juri Al-Thani mendapatkan award ini, sebaliknya ada pula
yang non jury yang mendapatkan award. Daftarnya ada di katalog Al
Thani yang sebentar lagi dikirimkan kepada para peserta.

Pada lomba Al Thani award, para jury juga dipersilahkan memilih 1 foto
favorit, dan pemotretnya menerima hadiah $ 1000. Kali ini " Agatha
Bunanta Award" jatuh pada fotografer Howard Schatz, USA dengan judul
foto "Coprs de ballet".

Medali emas yang diterima Agatha, bukan main-main, ukurannya
"oversize" se ukuran telapak tangan orang dewasa.

Minggu, 04 Desember 2011

GOLD MEDAL for CANDRA NAYA P.S.


Dr Chris Hinterobermaier dari Trierenberg Super Circuit 2011 menyerahkan GOLD MEDAL untuk Candra Naya Photographic Society Indonesia sebagai Pemenang Best Digital Club kepada Dr Edwin Djuanda, Ketua Candra Naya Photographic Society di Linz, Austria.

Dr Edwin Djuanda (Chairman Candra Naya Photographic Society, Indonesia) received GOLD MEDAL from Dr Chris Hinterobermaier (Trierenberg Super Circuit 2011) as a winner from BEST DIGITAL CLUB in Linz, Austria.

Sabtu, 03 Desember 2011

Candra Naya Klub terbaik FPSI 2011


Candra Naya Photographic Society (LFCN) terpilih sebagai klub foto terbaik Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI)di Salon Foto Indonesia XXXII- Makassar.
Berarti anggota LFCN jumlah foto terpilihnya paling banyak dibandingkan dengan klub foto anggota FPSI lainnya.Beberapa nama yang memperkuat LFCN dan mendapatkan medali/ penghargaan antara lain: Bpk Abiprayadi Riyanto, Indra Premeswara, Deddy Suwanda, Agatha Bunanta, Edwin Djuanda, dsb Nama-nama lain menyusul.

Sertifikat Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia diberikan oleh Bpk Johnny Hendarta (Ketua FPSI), kepada pengurus LFCN yang di wakili oleh Bpk Soebagio Wahjudi (Penasehat LFCN, mantan Ketua FPSI) di Makassar pada tanggal 26 November 2011.

Sedangkan Piala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata untuk klub terbaik,sampai saat ini - belum di terima oleh Candra Naya.
Pemilihan Klub terbaik dalam SFI, baru dimulai tahun lalu pada Salon Foto Indonesia ke 31-Batam.

Candra Naya Photographic Society was chosen as THE BEST PHOTO CLUB in INDONESIA (2011), during the yearly event of " Salon Foto Indonesia"

Selasa, 29 November 2011

Liputan: AGATHA BUNANTA sebagai JURI AL THANI AWARD


Bertempat di Linz, Austria, pada tanggal 29 dan 30 Oktober 2011, Agatha A Bunanta ARPS, PPSA, EFIAP melakukan tugasnya sebagai salah satu juri lomba foto ber hadiah paling besar yaitu Al Thani Award of Photography.

Susunan.

International jury: Svetlana Bobrova / Russia, Agatha Bunanta / Indonesia, Sufyan Hussein / Schweden, Gia Trung / USA, Manolis Metzakis / Greece, Eero Venhola / Finland

Chairman: Dr. Chris. Hinterobermaier / Austria, Alternate members: DI Markus Lauboeck / Austria, Alfred Zukrigl / Austria, Observers: Abdulrahman Fakhroo / Qatar, Jassem Al-Mohannadi / Qatar

Penyerahan hadiah para pemenang utama akan dilakukan di Doha, Qatar pada Desember 2011. Pengiriman buku luks katalog kepada seluruh peserta 12 Januari 2012.

Agatha Bunanta, photo-artist from Indonesia , one of the reputable International judges for the Al Thani Award of Photography 2011 , during the judging session of the Salon, 29th-30th October 2011 in Austria

Sabtu, 15 Oktober 2011

RARINDRA PRAKARSA People & Portrait Photography


(Liputan)
Lebih dari 120 fotografer menghadiri acara " People and Portrait Photography" -Alam mimpi- Rarindra Prakarsa di pertemuan LFCN Jumat 14 Oktober 2011. Dari awal, RDP langsung menampilkan hasil-hasil karyanya yang memadukan manusia dengan keindahan alam sekitarnya. RDP sangat menyenangi foto-foto Indonesia yang dibuat pada jaman Belanda era tahun 1930-1940an, dimana saat era itu senilukis di Indonesiapun mengandrungi tema " Mooie Indie" atau Indonesia Indah. Tidak mengherankan bila banyak dari foto karya RDP memiliki nuansa-nuansa "kuno" :desaturated, agak sepia, kabut, asap (identik dengan "Flare" lensa jadoel yg masih tanpa coating?). Karya RDP memang memiliki ciri sangat khas, sehingga di dunia international banyak pembahasan mengenai " RDP style" .
Bila kita perhatikan, foto2 RDP sangat kuat di lighting: hampir selalu ada highlight di tempat yang tepat. Selain itu juga ekspresi dan alam sekitar dimana subyeknya berada dipadu dengan sangat serasi. Memang, RDP memiliki style :khas" yang sangat impresif.