Kamis, 24 Februari 2011

WORLD OF DON HASMAN



DON HASMAN di LFCN 23 Februari 2011
Tidak kurang dari 120 peminat foto , hadir dipertemuan LFCN di Wisma Kyoei Prince Jakarta pada tanggal 23 Februari 2011. Om DON membawakan presentasi dengan judul “WORLD OF DON HASMAN”.
Acara di buka oleh Ketua LFCN: Dr Edwin Djuanda, yang menjelaskan mengenai Photographic Society of America (PSA Journal) edisi Februari yang memuat 1 halaman mengenai new member gallery, berisi foto-foto karya anggota baru PSA yang 100% adalah anggota LFCN. Semua di fasilitasi oleh PSA Region Director for Indonesia : Agatha Bunanta PPSA (agathabunanta@gmail.com)
Pengantar Om Don, dilakukan oleh Bpk Kamser Lumbanradja, fotografer yang juga merangkap explorer. Kamser mengungkapkan bahwa selain menaklukan puncak-puncak gunung tertinggi di dunia (Kilimanjaro, salah satu puncak Mt Everest), Don Hasman juga menyelam ke dasar laut.
Om Don mengutarakan bahwa 2011, tepat 50tahun beliau memotret dan 40 tahun bertualang. Beberapa tahun lalu, Om Don juga pernah diundang ke “world explorer” di New York, berarti prestasinya memang diakui di tingkat dunia.
Ketika ditanya apakah masih ada mimpi petualangannya yang belum tersampaikan, Om Don, di usia 70tahun mengatakan masih ingin menjelajah “silk road” dari Xin Jiang China, ke Uzbeskistan, dsb sampai ke Iran dengan bersepeda. Dan satu lagi: dari Machupichu berjalan ke Cape Horn: ujung benua Amerika yang paling selatan.
Mengenai ethophotography yang dilakukan, beliau mengatakan yg paling menarik adalah masyarakat Baduy dalam dan Tengger, kedua suku itu adalah suku yang paling jujur yang ada di Nusantara.
Om Don yang mengatakan sudah lebih dari 500 kali datang ke suku Baduy selama 36 tahun terakhir, ternyata cukup terkecoh juga dengan arah sembahyang suku Baduy yang di rahasiakan arahnya. Demikian pula dengan kalender Baduy, yang ternyata, karena ditentukan pemuka adat dengan mengamati gejala alam, setiap bulan ada yang 28 hari, ada yang sampai 60 hari. Benar-benar “ semau gue” . Om Don sedang membuat buku hasil penelitiannya mengenai suku Baduy dalam yang diharapkan akan selesai dalam 1 tahun ini ; mungkin tidak akan banyak disertai foto, karena ada larangan memotret di sana.
Om Don juga masuk dalam Tim SAR, anggota kehormatan Mapala UI, juga diundang mengikuti Camel Trophy, dsb.
Mengikuti dunia Don Hasman, benar-benar masuk ke arena petualangan yang menuntut stamina tinggi dan pengetahuan yang cermat ; karena tanpa pengetahuan yang cukup; pendaki gunungpun banyak yang tewas karena ketidak tahuan.
Om Don juga menunjukan foto-foto perjalanannya yang artistk, selain trampil bertualang, Om Don juga seorang fotografer handal .
Terimakasih pada Bpk Don Hasman, sang petualang sejati yang malam itu memberikan banyak inspirasi dan semangat pada generasi lebih muda.

Tidak ada komentar: